Garundang

None Was Perfect

Blog Archive

mimpi

Ditulis oleh duduT 29 September 2010

mimpikan kamu.
mimpikan dia.
dia.
kamu.
yang mana ?
.


duduD.

sendal.

Ditulis oleh duduT


Hari ini, ya.. setelah aku berusaha lebih 'calm',anak-anak tiba tiba ke kamarku dan mengajakku kluar, yang katanya nyari sendal. Yea, finally. Sesampainya disana, aku tidak mendapatkan sepatu yang cocok dengan seleraku. Terlintas satu nama distro terkenal di panbil mall kuputuskan untuk kesana, mungkin saja sendal yang kuinginkan ada disana. Beberapa menit berkeliling, aku terhenti di depan sepatu berwarna hitam elok. "Wow, .." jeritku dalam hati. Ku check harganya, Rp.300.000,00. Arrh.. duit nya mana, terlampau mahal, dengan nominal sebesar itu, bisa memberi makan berapa piring orang dhuafa.. Ah, ia udah, aku masih bisa memakai sendal lamaku, tinggal dicuci, beres deh.
Sesaat sebelum keluar distro, aku terhenti lagi di depan rak rak yang berisi sandal. "Oh iya, dari bulan kemarin sebelum ujian, aku kan pengen banget beli sandal disini.." gumamku. Dan akhirnya, sepatu melayang, sandal pun datang, masuk di kantong belanja yang kugenggam.
Setengah jalan setelah masuk mobil, aku terdiam. "Bodohnya aku, kenapa jadi beli sandal sih.." Suara lain menyahut, "Gpp lah, itung-itung puasin hati kamu juga, toh harganya juga sebanding." Asal tahu saja, sandal itu berbandrol harga Rp.65.000,00. Made by distro di kota kembang. Dipikir-pikir, harga segitu, aku bisa beli 13 pasang sandal jepit swallow yang biasa si mbok-mbok tetangga pake. Lumayan, klo disumbangin ke panti asuhan atau ke masjid. Enam puluh lima ribu rupiah.. hmm.. disedekahin, bisa nabung berapa buat di akhirat nanti. Tapi gimana ya, emang bener sandal itu udah lama aku idam-idam kan. Aku ga punya sandal kek gitu. Tahun lalu 3 pasang sandal distroku hilang, dan harganya melebihi dari nominal yang kusebutkan tadi. Apakah aku egois, membeli barang bermerek, dengan harga yang ga masuk akal untuk sepasang alas kaki? Hedonisme mulai mempengaruhiku. Ya Allah. Rasa bersalah itu pun datang perlahan membunuhku..

duduD♥
don't be a 'muna' boy. :P